SULAWESI BARAT — Timnas Indonesia membuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9) malam WIB. Dua gol Garuda lahir dari Ragnar Oratmangoen dan penalti Ole Romeny, sementara Luke Vickery menandai debutnya dengan satu assist.
Kemenangan ini menempatkan Indonesia di jalur cepat persaingan Grup A. Duel pertama digelar di hadapan pendukung sendiri, dan Herdman langsung menurunkan sejumlah nama yang baru pertama kali bermain bersama di level senior.
Gol Oratmangoen dan Penalti Romeny Pisahkan Kedua Tim
Indonesia membuka keunggulan lewat Ragnar Oratmangoen di babak pertama. Gol itu berawal dari umpan Luke Vickery, yang mengisi posisi penyerang sayap kanan pada laga debutnya.
Di babak kedua, Ole Romeny menambah keunggulan dari titik penalti. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang, memastikan tiga poin penuh untuk skuad Garuda.
78 Menit Debut Vickery, Satu Assist untuk Oratmangoen
Vickery bermain selama 78 menit sebelum digantikan Rizky Ridho. Pemain berusia 20 tahun itu baru diambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia pada Juni lalu.
Peran Vickery di lini depan memberi opsi baru bagi Herdman. Kombinasinya dengan Mitchell Baker dan Ole Romeny menjadi salah satu hal yang disorot pelatih asal Inggris tersebut seusai laga.
Kata Vickery Usai Laga Debut
Lewat akun Instagram pribadinya, Vickery menyampaikan kebahagiaannya menjalani debut bersama Timnas Indonesia.
"Sudah lama menantikan momen ini. Sangat bangga bisa menjalani debut bersama tim nasional Indonesia. Sungguh malam yang istimewa," tulisnya.
Herdman Soroti Kerja Sama Pemain Baru
John Herdman menilai para pemain akan semakin tajam seiring bertambahnya jumlah pertandingan yang dijalani bersama. Ia menyebut laga melawan Singapura sebagai penampilan perdana sejumlah kombinasi pemain.
"Para pemain akan semakin tajam seiring bertambahnya jumlah pertandingan yang kami jalani bersama. Ada Luke Vickery yang bermain bersama Mitchell Baker untuk pertama kalinya. Ole juga bermain bersama Mitchell dan Luke untuk pertama kalinya," paparnya selepas laga.
"Ada banyak kerja sama yang akan semakin berkembang sepanjang turnamen ini," tambahnya.
Herdman juga meminta apresiasi diarahkan pada kerja keras tim, bukan hanya pada aspek penyelesaian akhir. "Jadi, kami harus mengapresiasi kerja keras dalam pertandingan ini, bukan hanya sekadar melihat aspek penyelesaian akhir atau tembakan ke gawang," tutupnya.
Apa Berikutnya untuk Indonesia di Grup A
Kemenangan atas Singapura menjadi modal penting sebelum Indonesia melakoni laga kedua Grup A. Tiga poin di kandang sendiri menjaga peluang Garuda bersaing di papan atas grup.
Bagi Vickery, laga ini menjadi titik awal perjalanannya di level senior. Satu assist di menit-menit awal kariernya bersama Timnas Indonesia memberi Herdman alasan untuk terus memercayainya di pertandingan berikutnya.