MAMASA — Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kasi Tikim) Kanim Polewali Mandar, Hendra Saputra, membuka langsung kegiatan di Desa Binaan Imigrasi tersebut. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan warga terhadap tawaran pekerjaan luar negeri yang tidak jelas.
"Edukasi sangat penting, terutama dalam menghadapi tawaran pekerjaan dan peluang keberangkatan ke luar negeri yang berpotensi menjadi modus kejahatan," ujar Hendra.
Pemaparan materi disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mamasa, H. Anwar, bersama Iptu Drones Ma. Peserta mendapat penjelasan soal modus pelaku, risiko korban, legalitas pekerjaan, hingga prosedur keberangkatan ke luar negeri yang sah.
Warga juga diimbau mewaspadai tawaran bergaji tinggi, proses keberangkatan yang tidak transparan, dan janji menggiurkan tanpa dasar hukum jelas. Peserta diajak memeriksa legalitas pihak yang menawarkan kerja serta melaporkan indikasi perekrutan mencurigakan ke aparat berwenang.
Sosialisasi berlangsung interaktif lewat diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini memperkuat peran Desa Osango sebagai Desa Binaan Imigrasi yang menjadi pusat penyebaran informasi keimigrasian di tingkat desa.
Sinergi lintas sektor ikut dibangun, melibatkan Kantor Imigrasi, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat. Kanim Polewali Mandar menyatakan komitmen melanjutkan edukasi serupa untuk melindungi warga dari TPPO dan TPPM.