SULAWESI BARAT — ASUS ProArt P16 resmi dibanderol Rp112.999.000 di pasar global sejak Sabtu (17/10/2026), menjadi salah satu laptop pertama yang memakai superchip NVIDIA RTX Spark N1X. Varian P14 dijual lebih murah, Rp79.999.000, dengan selisih sekitar Rp33 juta dari P16. Keduanya menyasar kreator profesional yang butuh tenaga komputasi tinggi dalam bodi setipis 12,9 milimeter.
ASUS ProArt P16 (H7607BA) dan ASUS ProArt P14 (H7407BA) sudah membuka pemesanan di muka di Indonesia sejak Kamis (8/10/2026) hingga Jumat (23/10/2026). P16 hanya dijual lewat toko daring resmi ASUS, sementara P14 lebih luas karena juga tersedia di ASUS Exclusive Store dan ASUS Store terpilih.
Keduanya menempatkan diri sebagai laptop kreator profesional, segmen yang menuntut keseimbangan antara performa render, akurasi warna, dan portabilitas. Ketebalan 12,9 milimeter jadi salah satu nilai jual utama di kelas ini.
Superchip NVIDIA RTX Spark N1X menyatukan GPU Blackwell RTX 6.144 inti dengan CPU Grace 20 inti dalam satu paket. Pendekatan ini berbeda dari laptop konvensional yang memisahkan CPU dan GPU di motherboard.
Memori terpadu 64 GB atau 128 GB memungkinkan CPU dan GPU mengakses ruang memori yang sama tanpa penyalinan data berulang. Untuk pekerjaan seperti penyuntingan video resolusi tinggi atau rendering 3D, skema ini berpotensi memangkas waktu tunggu.
Penyimpanan SSD PCIe Gen 5 melengkapi konfigurasi, memberi kecepatan baca-tulis yang jauh di atas standar PCIe Gen 4. Kombinasi ini yang membuat ASUS menyebut ProArt P16 dan P14 sebagai laptop kreator bertenaga, bukan sekadar tipis.
ASUS ProArt P16 dipatok Rp112.999.000, sedangkan ProArt P14 dijual Rp79.999.000. Selisih keduanya sekitar Rp33 juta, mencerminkan perbedaan ukuran layar dan konfigurasi di antara dua model.
Pemesanan lewat ASUS Online Store disertai hadiah ASUS ProArt Mouse (MD301) senilai Rp1.699.000. P14 bisa dipesan di ASUS Exclusive Store dan ASUS Store terpilih, sedangkan P16 eksklusif lewat toko daring ASUS.
Harga Rp112,99 juta menempatkan ProArt P16 di segmen atas pasar laptop kreator. Angka itu masuk akal bagi studio produksi, editor video profesional, atau desainer 3D yang mengutamakan waktu render dan mobilitas dibanding harga.
Untuk pengguna rumahan atau mahasiswa desain, ProArt P14 dengan harga Rp79.999.000 lebih masuk pertimbangan. Selisih Rp33 juta cukup besar untuk dialihkan ke aksesori atau lisensi perangkat lunak.
Keduanya belum menyentuh pasar ritel luas. Pemesanan di muka di Indonesia berlangsung hingga Jumat (23/10/2026), jadi calon pembeli masih punya waktu untuk membandingkan konfigurasi memori 64 GB versus 128 GB sebelum memutuskan.