SULAWESI BARAT — Marc Marquez mengakhiri rangkaian gagal finis di Sirkuit Mandalika setelah menuntaskan balapan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di peringkat keenam. Hasil itu menjadi finis pertamanya di Lombok sejak sirkuit tersebut masuk kalender MotoGP pada 2022. Tambahan 10 poin dari balapan utama plus 12 poin dari sprint race membawa Marquez mengoleksi 353 poin, hanya terpaut dua angka dari Jorge Martin di puncak klasemen pembalap.
Pembalap Spanyol itu memulai balapan dari posisi start keempat. Sepanjang 2022 hingga 2025, Marquez selalu pulang tanpa poin dari Mandalika karena kecelakaan, sehingga finis di urutan keenam tetap tercatat sebagai peningkatan signifikan baginya.
Rekam jejak Marquez di Sirkuit Mandalika memang buruk. Pada balapan debut di Lombok empat tahun silam, ia bahkan tidak bisa turun ke lintasan setelah mengalami gegar otak ringan pada sesi pemanasan Minggu pagi.
Balapan 2023, 2024, dan 2025 berakhir lebih cepat karena kecelakaan. Tiga musim beruntun tanpa garis finis membuat Mandalika menjadi salah satu sirkuit paling menyiksa bagi pembalap gaek tersebut.
Sebelum balapan utama, Marquez sudah menunjukkan sinyal kebangkitan lewat sprint race. Ia menempati posisi pertama, memperbaiki catatan terbaiknya di sesi tersebut yang sebelumnya hanya peringkat ketiga pada 2024.
Dua belas poin dari sprint race dan sepuluh poin dari balapan utama membuat Marquez merangsek ke posisi kedua klasemen pembalap MotoGP 2026.
Marquez kini mengoleksi 353 poin, terpaut dua poin dari Jorge Martin yang masih memimpin klasemen. Selisih tipis itu membuat perebutan gelar juara dunia musim ini diprediksi berlangsung hingga seri terakhir.
Lima balapan tersisa menanti, yakni di Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia. Mandalika yang selama ini menjadi momok justru berubah menjadi pijakan Marquez untuk terus menekan Martin di puncak.