SULAWESI BARAT — Persija Jakarta mengoleksi sembilan poin dari tiga laga awal Super League 2026/2027 setelah menundukkan Borneo FC, Persib Bandung, dan Java United FC. Kyohei Yoshino menilai start sempurna itu belum cukup karena Macan Kemayoran masih bisa lebih dominan.
Rangkaian kemenangan Persija dibuka dengan skor 1-0 atas Borneo FC di kandang lawan. Persib Bandung kemudian ditaklukkan 2-1, sebelum Java United FC menyerah 1-0 di pertemuan berikutnya.
Dari tiga pertandingan itu, Persija melepaskan 26 tembakan dengan 15 di antaranya mengarah ke gawang. Dominasi penguasaan bola juga menjadi bagian dari performa tim asuhan pelatih anyar tersebut.
Kyohei Yoshino menyambut positif hasil sempurna di awal musim. Pemain asal Jepang berusia 31 tahun itu tetap melihat ada ruang perbaikan dalam cara Persija memainkan laga.
"Menurut saya, mengawali musim dengan tiga kemenangan berturut-turut adalah awal yang sangat baik. Namun, seperti yang dikatakan pelatih, ada pertandingan-pertandingan di mana kami sebenarnya bisa lebih mendominasi lawan dengan performa yang lebih baik lagi," ujar Yoshi.
Yoshi meminta rekan-rekannya tidak terlena. Kompetisi masih panjang dan tantangan yang lebih berat akan segera menghadang Macan Kemayoran.
"Saya yakin penting bagi kami untuk tidak cepat puas dengan hasil ini dan terus berupaya mencapai target yang lebih tinggi sebagai sebuah tim," tuturnya.
Di tengah rentetan hasil positif, Yoshi masih beradaptasi dengan peran barunya sebagai bek sayap. Ia berupaya menambah kontribusi, termasuk mengasah kemampuan umpan jarak jauh.
Kemampuan itu diharapkan menjadi senjata tambahan Persija dalam membangun serangan. Variasi permainan yang lebih kaya menjadi cara tim Ibu Kota menjaga konsistensi sepanjang musim.
Persija belum merilis jadwal pasti laga keempat. Yang jelas, target tim bukan sekadar menjaga rekor sempurna, melainkan meningkatkan kualitas permainan di setiap pertandingan.