MAMUJU — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Sulawesi Barat memanfaatkan kanal siaran langsung milik Diskominfo Sulbar untuk mendekatkan pelayanan publik dan menyebarluaskan program kerja. Kepala Perpusip Sulbar Mustari Mula tampil sebagai host dalam siaran tersebut, membahas berbagai inovasi literasi serta kearsipan daerah kepada masyarakat pengguna media sosial.
Siaran berlangsung pada Senin 28 September 2026. Melalui forum itu, Mustari mengangkat topik Sulbar Mandarras sebagai salah satu gagasan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam mendorong peningkatan sumber daya manusia di provinsi ke-33 tersebut.
Langkah kolaboratif antara Perpusip dan Diskominfo Sulbar mendapat sambutan dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfopers) Sulbar Muhammad Ridwan Djafar. Ia mengapresiasi komitmen OPD yang bersedia mengambil peran aktif memanfaatkan kanal digital pemerintah.
Ridwan menegaskan, inovasi siaran langsung di media sosial sengaja dihadirkan sebagai bentuk pelayanan nyata dalam mendukung pilar program Pancadaya Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
"Media ini menjadi ruang kita bersama untuk menyampaikan program kegiatan, melalui media ini juga masyarakat bisa langsung memberi respon dan berkomunikasi dengan host kami," ujar Ridwan.
Sulbar Mandarras menjadi salah satu gagasan yang diperkenalkan Gubernur Suhardi Duka sebagai kerangka pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Barat. Perpusip memposisikan program literasi dan kearsipan sebagai bagian dari upaya mewujudkan gagasan tersebut.
Melalui siaran langsung, masyarakat tidak hanya menerima informasi satu arah. Mereka bisa langsung memberi respons dan berkomunikasi dengan host yang bertugas.
Pemprov Sulawesi Barat menargetkan transparansi program pemerintah semakin terbuka lewat pemanfaatan ruang digital. Masyarakat Sulbar diharapkan lebih mudah menyampaikan aspirasi dan mendapatkan informasi pelayanan secara cepat dan tepat.
Format siaran langsung di media sosial memungkinkan OPD memaparkan program kerja tanpa perantara. Diskominfo Sulbar menyediakan kanal tersebut, sementara OPD lain bergiliran mengambil peran sebagai host sesuai bidang masing-masing.
Perpusip Sulbar menjadi contoh OPD yang memanfaatkan fasilitas itu untuk memperkenalkan layanan literasi dan kearsipan kepada warga. Kolaborasi semacam ini disebut akan terus didorong agar pelayanan publik menjangkau lebih banyak pengguna media sosial di provinsi tersebut.