Sandeq Silumba 2026 Dibuka di Majene, Gubernur Sulbar Sebut Sandeq Jati Diri Orang Mandar

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Sabtu, 26 September 2026 | 18:30:31 WIB
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka membuka Sandeq Silumba 2026 di Rest Area Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.

MAJENE — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menghadiri pembukaan Sandeq Silumba 2026 yang digelar di Rest Area Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. Kehadiran Kapolda bersama unsur pemerintah dan masyarakat menegaskan dukungan terhadap kegiatan yang mengedepankan aspek olahraga sekaligus mengangkat nilai sejarah, tradisi, dan identitas masyarakat Mandar.

Event tersebut dibuka langsung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Sandeq Silumba 2026 telah masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN), sehingga menjadi pintu bagi Sulbar memperkenalkan kekayaan budaya bahari Mandar ke khalayak yang lebih luas.

Sandeq Bukan Sekadar Perahu Lomba

Dalam sambutannya, Suhardi Duka menegaskan posisi sandeq bagi masyarakat Mandar. Menurutnya, sandeq bukan hanya perahu tradisional atau sarana perlombaan, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas orang Mandar.

"Memang sandeq ini jati diri orang Mandar," kata Suhardi Duka.

Sandeq dikenal sebagai perahu tradisional dengan kemampuan berlayar berkecepatan tinggi. Karakter itu membuat Sandeq Silumba punya daya tarik tersendiri, baik dari sisi budaya maupun pariwisata.

Antusiasme Peserta Jadi Modal Dorong ke Level Nasional

Besarnya antusiasme peserta dan dukungan masyarakat dinilai menjadi modal penting bagi pemerintah untuk terus mengembangkan Sandeq Silumba. Pemerintah Provinsi Sulbar berharap event ini tidak berhenti sebagai kegiatan berskala lokal.

"Kalau peminatnya besar dan dukungan masyarakat cukup kuat, maka kami pemerintah provinsi selalu mendorong agar selain ini menjadi lokal, tapi juga kita akan berupaya menjadikan ajang nasional. Kita akan promosikan sampai ke luar negeri," ujarnya.

Masuknya Sandeq Silumba dalam agenda KEN memperkuat posisi event ini di peta pariwisata nasional. Pemerintah daerah mendorong tradisi bahari Mandar tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang dikenal hingga tingkat internasional.

Sinergi Kepolisian, Pemda, dan Warga Pesisir

Kehadiran Kapolda Sulbar dalam pembukaan Sandeq Silumba 2026 memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pelaksanaan event diharapkan berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati masyarakat.

Sandeq Silumba juga menjadi panggung untuk memperlihatkan karakter masyarakat pesisir Mandar yang sejak dahulu memiliki kedekatan kuat dengan laut. Sandeq kembali mengarungi laut Sulawesi Barat, membawa semangat perlombaan sekaligus identitas dan kebanggaan masyarakat Mandar.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: terassulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top