MAMUJU — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Sulawesi Barat dijadikan momentum untuk memperkuat sinergi menjaga kondusivitas daerah. Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta secara khusus menyoroti peran pemuda sebagai penerus estafet kepemimpinan dalam menjaga kedamaian Bumi Malaqbi.
Dalam peringatan yang digelar di Mamuju itu, orang nomor satu di jajaran Polda Sulbar tersebut mengajak seluruh personel dan masyarakat meneladani sifat-sifat luhur Rasulullah. Empat sifat utama yang ditekankan adalah Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathanah (bijaksana).
Menurut Kapolda, keempat sifat tersebut tidak hanya relevan dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam menjalankan tugas kepolisian. Pelayanan yang humanis, ikhlas, dan profesional harus berjalan beriringan dengan komunikasi yang santun serta adil kepada seluruh lapisan masyarakat.
"Keempat sifat luhur Nabi Muhammad Sallalahu Alaihi Wasallam Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathanah harus kita tanamkan, terutama kepada generasi muda. Karena merekalah penerus yang akan menjaga kedamaian dan keutuhan daerah ini di masa depan," tutur Kapolda.
Kapolda mengingatkan bahwa stabilitas keamanan tidak bisa dihadirkan oleh aparat sendirian. Dibutuhkan kerja sama yang kokoh antara Polri, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa untuk menciptakan lingkungan yang damai.
Peran individu dalam menjaga lisan dan perbuatan dinilai sebagai wujud nyata kontribusi terhadap keamanan bersama. Mempererat ukhuwah antarwarga menjadi langkah konkret yang bisa dilakukan setiap orang di lingkungannya masing-masing.
"Mari kita jadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai landasan moral kita semua. Jaga lisan, jaga perbuatan dan bersama-sama kita rawat Bumi Malaqbi Sulawesi Barat agar tetap aman, damai dan kondusif untuk hari ini dan masa depan generasi penerus kita," tutup Kapolda.