Senter KIM Hadir di Pasangkayu, Pemprov Sulbar Bekali Komunitas Informasi Masyarakat agar Melek Literasi Digital

Penulis: Vino Bastian  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:13:32 WIB
Pemprov Sulbar menghadirkan Program Senter KIM di Kabupaten Pasangkayu untuk membekali Komunitas Informasi Masyarakat dalam literasi digital.

PASANGKAYUProgram Senter KIM yang dihadirkan Pemprov Sulbar di Kabupaten Pasangkayu pada Jumat (21/8) mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Kepala Dinas Kominfopers Pasangkayu, Zulfikar, menilai inisiatif ini menjadi langkah strategis di tengah derasnya arus digitalisasi yang tak bisa dihindari masyarakat.

Menurut Zulfikar, kehadiran program ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata membekali komunitas informasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Adaptasi yang bijak menjadi kunci utama, bukan justru terjebak pada dampak negatif dunia maya.

KIM sebagai Motor Penggerak Literasi Digital

Zulfikar menegaskan, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan mampu mengambil peran penting sebagai motor penggerak literasi digital di tengah warga. Peran ini dinilai krusial mengingat penyebaran informasi yang masif membutuhkan filter dan verifikasi dari komunitas terdekat.

"Lewat program ini, KIM diharapkan mampu mengambil peran penting sebagai motor penggerak literasi digital di tengah warga," ujar Zulfikar dalam keterangannya, Jumat.

Menjadi Jembatan Informasi Pemerintah dan Warga

Ia menambahkan, posisi KIM juga strategis sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Dengan pendekatan yang menyatu dan penggunaan bahasa sederhana, pesan-pesan pembangunan dari pemerintah dapat lebih mudah dicerna oleh warga luas.

"KIM sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Pendekatan yang menyatu serta penggunaan bahasa yang sederhana membuat pesan-pesan pembangunan lebih mudah dipahami oleh warga luas," tambahnya.

Pembekalan Konten Kreatif untuk Informasi Tepat Sasaran

Guna memaksimalkan peran tersebut, Zulfikar menekankan pentingnya pembekalan teknis bagi para anggota komunitas. Fokus utamanya adalah pada pembuatan konten kreatif agar penyampaian informasi program pemerintah terkemas lebih menarik dan tepat sasaran.

Pembekalan ini dinilai penting lantaran konten yang menarik akan lebih mudah diterima dan disebarluaskan, khususnya di platform media sosial yang banyak digunakan warga. Dengan begitu, informasi pembangunan tidak hanya sampai, tetapi juga dipahami dan direspons positif oleh masyarakat.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: mandarpos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top