SULAWESI BARAT — Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan wholesales kendaraan pada Januari–Juni 2026 tumbuh 15,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun pertumbuhan Hankook jauh melampaui angka tersebut, mengindikasikan pergeseran pangsa pasar ke produk ban yang lebih spesifik ketimbang ban serbaguna.
Presiden Direktur PT Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi, menyebut strategi perusahaan bertajuk "The Right Tire for the Right Vehicle" menjadi kunci. Pendekatan ini menekankan bahwa kendaraan listrik, SUV, dan kendaraan niaga memiliki karakter beban serta torsi berbeda, sehingga membutuhkan teknologi ban yang tidak bisa disamaratakan.
Lini Hankook iON yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik menjadi pendorong utama pertumbuhan segmen PCR. Ban ini dikembangkan untuk menopang bobot ekstra dari baterai, meredam kebisingan kabin yang biasanya lebih terdengar di mobil listrik, serta memiliki hambatan gulir rendah demi efisiensi energi.
Hingga awal 2026, Hankook menyediakan lini iON dalam pilihan ukuran 16 hingga 21 inci, menjangkau kendaraan penumpang hingga SUV listrik. Perusahaan mengklaim portofolio ini menjadi salah satu yang terlengkap di Indonesia untuk ban khusus EV.
Popularitas SUV yang terus meningkat turut mendorong penguatan lini Dynapro. Tersedia dalam ukuran 14 hingga 22 inci, lini ini mencakup kebutuhan on-road, kombinasi on-road/off-road, hingga off-road ekstrem. Lebih dari 90 persen produk Dynapro diproduksi di dalam negeri, memungkinkan ketersediaan stok lebih cepat di pasar domestik.
Sementara itu, pertumbuhan 125 persen di segmen TBR didorong aktivitas logistik, pertambangan, kehutanan, dan transportasi publik. Hankook menyiapkan produk spesifik per sektor—AH30 untuk logistik, AM09 dan DM04 untuk pertambangan berat, serta AU56 yang dikembangkan khusus untuk armada bus listrik.
Hankook tengah mempersiapkan peluncuran generasi terbaru ban premium Ventus evo K137 untuk memperkuat portofolio specialized tire. Di sisi pemasaran, perusahaan akan memperbanyak program driving experience dan kolaborasi dengan komunitas otomotif untuk mengedukasi konsumen mengenai pentingnya memilih ban sesuai karakter kendaraan.
Jaringan distribusi juga diperluas melalui program Hankook Wings bersama distributor dan subdistributor di berbagai daerah, guna memperpendek rantai layanan purna jual.
"Transformasi industri otomotif akan terus berlangsung dan kebutuhan konsumen akan semakin spesifik. Kami akan terus berinvestasi pada inovasi, edukasi, penguatan jaringan distribusi, serta pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia," tutup Choi.