Listrik Jakarta Selatan Pulih Total Usai Gangguan Gardu Induk Gandul, PLN Minta Maaf ke Pelanggan

Penulis: Usman Harun  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 12:16:01 WIB
Listrik di sebagian Jakarta Selatan kembali normal total pada pukul 07.00 WIB setelah gangguan di Gardu Induk Gandul berhasil dipulihkan.

SULAWESI BARAT — Gangguan yang memutus aliran listrik ke sebagian Jakarta Selatan itu langsung ditindaklanjuti tim teknis PLN. Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menyatakan langkah pengamanan teknis dan proses pemulihan dimulai pada pukul 05.14 WIB, hanya 15 menit setelah gangguan terjadi.

"PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyampaikan bahwa gangguan suplai listrik dari Gardu Induk Gandul ke arah Cirendeu yang terjadi pada pukul 04.59 WIB telah berhasil dipulihkan. Secara bertahap, pasokan listrik kepada seluruh pelanggan kembali normal pada pukul 07.00 WIB," ujar Haris dalam keterangan resminya.

Permintaan Maaf dan Saluran Pengaduan

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama proses pemulihan berlangsung. Perusahaan pelat merah ini mengimbau masyarakat yang masih menghadapi kendala kelistrikan untuk melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keandalan sistem kelistrikan, terutama di Pulau Jawa yang menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional. Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik agar pemadaman serupa tidak terulang.

Antisipasi Jangka Panjang: Batu Bara dan Kapasitas Baru

Menindaklanjuti arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PLN memperkuat sistem kelistrikan dari sisi pasokan energi primer. Salah satu langkah konkretnya adalah menambah pasokan batu bara berkalori menengah hingga tinggi, yakni 4.500 kalori ke atas.

Kementerian ESDM sendiri telah mengalokasikan tambahan pasokan batu bara sebesar 1,8 juta ton di luar existing supply untuk bulan Juli. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat keandalan pasokan energi primer bagi pembangkit listrik milik PLN.

Selain mengamankan bahan bakar, PLN juga menargetkan penambahan kapasitas sistem kelistrikan sebesar 4,6 gigawatt (GW) pada 2027. Darmawan menilai tambahan kapasitas ini akan meningkatkan keandalan sistem di Pulau Jawa sehingga risiko pemadaman bergilir dapat diminimalkan secara signifikan.

Harapan Keandalan Pasokan di Masa Depan

Melalui penguatan pasokan energi primer dan penambahan kapasitas sistem, PLN berharap keandalan listrik di Pulau Jawa terus meningkat. Masyarakat pun diharapkan dapat memperoleh layanan kelistrikan yang lebih stabil dan andal dalam jangka panjang.

Peristiwa pemulihan cepat di Jakarta Selatan ini setidaknya menunjukkan kesiapan PLN dalam merespons gangguan teknis. Namun, investasi besar pada infrastruktur dan pasokan bahan bakar tetap menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya pemadaman di masa mendatang.

Reporter: Usman Harun
Sumber: kompas.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top