SULAWESI BARAT — Kabar peluncuran Galaxy S26 FE kali ini datang dari situs SammyFans yang mengutip data harga ritel di Eropa. Untuk pasar Indonesia, konversi langsung dari euro ke rupiah memang menghasilkan angka Rp15-19 jutaan, tapi pengalaman peluncuran Galaxy S24 FE dan S25 FE menunjukkan harga resmi di Tanah Air biasanya lebih tinggi 10-15 persen dari estimasi kurs karena biaya bea masuk dan PPN. Jadi, siapkan anggaran lebih jika berniat membeli varian 512GB yang diperkirakan tembus Rp21-22 jutaan di Indonesia.
Dari data yang beredar, berikut perbandingan harga yang diprediksi untuk pasar Eropa:
Kenaikan ini mengikuti jejak lini Galaxy A series yang juga mengalami penyesuaian harga di pasar global. Samsung sepertinya sedang menggeser posisi FE dari "flagship murah" menjadi "flagship dengan harga menengah", dan ini konsekuensi yang harus dibayar konsumen.
Samsung dikabarkan akan membekali S26 FE dengan baterai 4.900mAh dan dukungan pengisian cepat 45W. Ini peningkatan yang signifikan dibanding S25 FE yang "hanya" 25W. Untuk konteks, pengisian 45W ini setara dengan Galaxy S26 reguler, artinya Samsung tidak lagi membeda-bedakan fitur pengisian daya antara lini FE dan flagship-nya.
Soal desain, bocoran dari situs sertifikasi memperlihatkan tonjolan kamera di bagian belakang dengan konsep baru bernama "Ambient Island". Belum ada detail lebih lanjut apakah ini sekadar perubahan estetika atau mengindikasikan sensor kamera yang lebih besar. Yang jelas, S26 FE akan membawa seluruh fitur Galaxy AI yang tersedia di seri Galaxy S26 — ini kabar baik karena biasanya fitur AI terbaru datang lebih dulu ke lini reguler.
Ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan membeli:
Galaxy S26 FE jelas masih menjadi opsi menarik untuk pengguna yang menginginkan pengalaman flagship Samsung tanpa membayar harga Ultra. Namun, dengan kenaikan harga yang konsisten di setiap generasi, posisinya sebagai "value flagship" semakin tipis. Jika bocoran ini akurat, keputusan terbaik adalah menunggu review unit retail untuk melihat apakah peningkatan baterai dan charging 45W benar-benar terasa di penggunaan harian — bukan sekadar angka di atas kertas.
Untuk pengguna Indonesia, saran kami: jangan terburu-buru pre-order. Tunggu harga resmi Samsung Indonesia dan bandingkan dengan garansi resmi serta program trade-in yang biasanya lebih menguntungkan daripada membeli di bulan pertama peluncuran.