Kepala Perpusip Sulbar Hadiri Lomba Membaca Nyaring di Tapandullu, KKN Tematik Literasi Perpusnas Digelar untuk Perkuat Budaya Baca dari Desa

Penulis: Yanto Prasetya  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 09:06:01 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulbar, Mustari Mula, menghadiri lomba membaca nyaring di Tapandullu.

MAMUJU — Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, hadir langsung dalam kegiatan yang menyasar anak-anak dan mahasiswa ini. Ia menegaskan lomba membaca nyaring bukan sekadar ajang keterampilan, melainkan wahana menumbuhkan keberanian, imajinasi, dan kecintaan terhadap buku sejak dini.

"Lomba membaca nyaring bukan hanya mengasah kemampuan membaca anak, tetapi juga membangun keberanian, daya imajinasi, kemampuan berkomunikasi, dan kecintaan terhadap buku sebagai bekal menghadapi masa depan," ujar Mustari dalam keterangannya, Kamis.

Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Perpustakaan Desa

Program KKN Tematik Literasi ini menempatkan mahasiswa sebagai motor penggerak di perpustakaan desa. Mereka tidak hanya menjalankan pengabdian masyarakat, tetapi juga berperan menghidupkan ruang baca melalui pendampingan anak, pojok baca, hingga edukasi literasi kepada warga.

Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu mengubah perpustakaan desa dari sekadar gudang buku menjadi ruang interaksi dan belajar yang menyenangkan. Kegiatan membaca nyaring menjadi salah satu metode yang dipilih karena dinilai efektif untuk menarik minat anak-anak datang ke perpustakaan.

Sinergi dengan Gerakan Sulbar Mandarras

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Gerakan Sulbar Mandarras (GSM), program strategis daerah yang menjadikan pembudayaan gemar membaca sebagai agenda prioritas. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendorong sinergi lintas sektor untuk menghadirkan budaya membaca di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat desa.

Mustari menegaskan, langkah ini selaras dengan komitmen Gubernur Suhardi Duka (SDK) dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan dan literasi adalah fondasi utama pembangunan daerah.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Indeks Literasi

Perpusip Sulbar berharap kolaborasi antara Perpusnas RI, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pemerintah daerah terus diperkuat. Dengan begitu, Gerakan Sulbar Mandarras dapat menjangkau seluruh wilayah Sulawesi Barat, tidak hanya di Kabupaten Mamuju.

Melalui program ini, budaya membaca diharapkan semakin tumbuh dan menjadi fondasi dalam menciptakan generasi Sulawesi Barat yang cerdas, inovatif, dan berkarakter. Kegiatan serupa direncanakan berlanjut di desa-desa lain dengan pendampingan dari mahasiswa yang tersebar di berbagai kecamatan.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: kabardesa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top