SULAWESI BARAT — Audi akhirnya mengkonfirmasi spesifikasi kunci dari mobil listrik termurah mereka, A2 e-tron, melalui pernyataan CEO Gernot Döllner. Dalam pengumuman yang dikutip dari bocoran video spy Pro-Street.dk, mobil ini akan menawarkan jarak tempuh hingga 403 mil atau sekitar 649 km berdasarkan siklus WLTP. Angka tersebut menjadikan A2 e-tron sebagai salah satu EV kompak dengan daya tempuh paling kompetitif di kelasnya.
Harga di Jerman dibuka mulai €38.200, setara sekitar $44.000 atau Rp 611 juta (kurs Rp 16.000 per euro). Sebagai perbandingan, Audi Q4 e-tron yang lebih besar dibanderol €47.500 atau lebih mahal nyaris €10.000. CEO Gernot Döllner menyebut A2 e-tron akan membuat “entry ke dunia Audi lebih mudah dan lebih relevan dari sebelumnya.”
Tersedia tiga pilihan paket baterai: 50 kWh, 58 kWh, dan 79 kWh. Varian tertinggi dengan baterai 79 kWh inilah yang mampu mencapai jarak 649 km. Audi juga menyiapkan empat level output daya: 125 kW, 140 kW, 170 kW, dan 240 kW, memberi fleksibilitas dari varian hemat hingga performa tinggi.
Rekaman spy yang diambil di Copenhagen, Denmark, memperlihatkan dua prototipe A2 e-tron dengan kamuflase minimal. Mobil ini mengambil inspirasi dari A2 asli yang dikenal ultra-efisien, namun kini hadir sebagai crossover hatchback. Grille tertutup khas EV dan lampu LED ramping menjadi ciri utama. Meski bentuk asli A2 sempat dianggap “lucu,” desain aerodinamis tersebut sukses mencatat konsumsi 5,9 liter per 100 km pada versi 1.2 TDI 25 tahun lalu.
A2 pertama kali diproduksi 2000–2005 dan terjual lebih dari 175.000 unit. Model 1.2 TDI kala itu dijuluki “mobil tiga liter pertama di dunia” karena konsumsi BBM sangat irit. Kini A2 e-tron mewarisi DNA efisien dengan bobot ringan dan desain yang dioptimalkan untuk aerodinamika. Audi mengklaim peluncuran model ini akan “meremajakan” merek, bersamaan dengan lebih dari 20 model baru dalam dua tahun terakhir.
A2 e-tron akan mulai dijual di Eropa pada musim gugur 2025. Belum ada konfirmasi untuk pasar Asia, termasuk Indonesia, namun melihat tren EV global, bukan tidak mungkin mobil ini masuk dalam jajaran Audi Indonesia dalam satu-dua tahun ke depan.