Bhabinkamtibmas di Mamuju Tengah Sambangi Warga Desa Sanjango, Imbau Jangan Bakar Lahan Saat Musim Kemarau

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 17:21:31 WIB
Bhabinkamtibmas Desa Sanjango mengimbau warga agar tidak membakar lahan saat musim kemarau.

MAMUJU TENGAH — Personel Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Sanjango menyambangi permukiman warga untuk memberikan imbauan langsung terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap bencana karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau di wilayah Sulawesi Barat.

Imbauan Langsung ke Warga: Jangan Bakar Sembarangan

Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas meminta warga untuk tidak membakar sampah atau rumput di lahan tanpa pengawasan. Api yang tidak terkendali bisa dengan cepat merambat ke area hutan dan perkebunan warga.

“Kami mengingatkan agar pembukaan lahan dilakukan secara manual, bukan dengan api. Risiko kerugiannya sangat besar, baik bagi lingkungan maupun keselamatan warga,” ujar petugas di lokasi.

Monitoring Aktivitas Warga untuk Cegah Titik Api

Selain memberikan imbauan, petugas juga melakukan monitoring terhadap aktivitas warga di wilayah binaan. Setiap kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran, seperti pembakaran sisa panen, langsung ditegur dan diarahkan.

Kegiatan sambang ini merupakan rutinitas Bhabinkamtibmas untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan bisa membangun kesadaran bersama akan bahaya karhutla.

Warga Diminta Aktif Laporkan Potensi Gangguan

Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas mencurigakan, warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta warga sangat penting agar titik api bisa segera ditangani sebelum meluas,” tambah petugas.

Melalui pendekatan langsung ini, Polri berharap kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian sebagai pelindung dan pengayom semakin kuat. Warga pun diharapkan merasa aman dan nyaman saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: sulbarpedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top