JAKARTA — Tren ini terjadi di saat pasar kripto global masih bergerak stagnan, dengan harga Bitcoin berada di kisaran US$62.900 pada Rabu (8/7) pagi. Indeks Fear and Greed CoinMarketCap yang masih di level 27 atau fear turut mendorong investor mencari alternatif diversifikasi yang terikat pada tema pertumbuhan global.
Dari total dana baru yang masuk, sekitar 96 persen terkonsentrasi pada tokenized saham NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Sementara itu, permintaan untuk tokenized Apple, Google, Tesla, dan Amazon relatif lebih datar. Hampir 50 persen kepemilikan tokenized saham AS di Bittime langsung ditempatkan ke fitur Earn untuk memperoleh imbal hasil hingga 7 persen.
Lonjakan ini sejalan dengan komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat inovasi teknologi sektor keuangan. Dalam Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder IAKD pada 2 Juli 2026 lalu, OJK menegaskan perkembangan AI dan tokenisasi aset membuka peluang besar. OJK juga tengah menyusun Roadmap IAKD 2026–2031 yang mencakup pengembangan tokenisasi aset, stablecoin, hingga keamanan siber.
Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan penguatan regulasi memberikan kepastian bagi pelaku industri.
“Komitmen OJK dalam penguatan IAKD, memberikan kepastian bagi pelaku industri untuk terus berinovasi. Kami melihat langkah ini akan mempercepat adopsi aset digital sekaligus memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap peluang investasi global melalui platform yang teregulasi,” ujar Ryan.
Menurut Ryan, minat tinggi terhadap saham bertema AI menunjukkan investor Indonesia mulai berinvestasi berdasarkan prospek pertumbuhan jangka panjang, bukan sekadar spekulasi harga. “Tokenisasi aset membuat akses terhadap peluang investasi global menjadi lebih mudah, efisien, dan inklusif,” tambahnya.
Menanggapi antusiasme tersebut, Bittime kembali menghadirkan kampanye Tokenized US Stocks pada pekan ini dengan SpaceX Token (SPCXX) sebagai insentif utama. Data OJK mencatat jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto di Indonesia telah mencapai 22,4 juta orang.