SULAWESI BARAT — Kepastian ini diumumkan langsung oleh General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, pada Selasa (6/7/2026). Ia menegaskan bahwa proses transfer berjalan mulus setelah manajemen memberikan lampu hijau untuk menebus kontrak Dewangga dari Persib.
"Kami datangkan Dewangga dengan skema transfer karena yang bersangkutan masih memiliki kontrak dengan Persib. Setelah proses transfer selesai, kami langsung mengontraknya selama dua musim," ujar Yusrinal dalam pernyataan resmi klub.
Selama berseragam Maung Bandung, Dewangga nyaris tenggelam di tengah ketatnya persaingan lini belakang. Total ia hanya mencatatkan 12 penampilan di semua ajang: sembilan laga Super League dan tiga pertandingan AFC Champions League Two 2025-2026, tanpa satu gol atau assist pun.
Padahal, pemain kelahiran Semarang ini merupakan langganan Timnas Indonesia sejak level junior. Kemampuannya bermain di beberapa posisi—bek tengah maupun bek sayap—menjadi alasan utama Arema FC memboyongnya ke Malang.
Yusrinal mengungkapkan bahwa keputusan merekrut Dewangga murni berdasarkan rekomendasi pelatih kepala, Marcos Santos. Pelatih asal Brasil itu disebut sangat menginginkan karakter bermain Dewangga yang dinilai cocok dengan skema tim.
"Pelatih sangat menyukai karakter bermain Dewangga dan menilai dia sebagai pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Karena itu, direksi memberikan dukungan penuh dengan membantu proses transfernya sehingga akhirnya Dewangga resmi bergabung bersama Arema FC," tambah Yusrinal.
Dewangga menjadi pemain keempat yang resmi diperkenalkan Arema FC untuk menyambut kompetisi musim 2026-2027. Sebelumnya, manajemen Singo Edan telah mendatangkan penjaga gawang Syahrul Trisna Fadillah, kiper Erlangga Setyo, serta gelandang muda Robi Darwis.
Dengan tambahan amunisi baru ini, Arema FC diharapkan bisa tampil lebih solid di musim depan. Dewangga sendiri diproyeksikan menjadi opsi utama di lini pertahanan, mengingat jam terbangnya di level nasional dan pengalaman membela klub-klub besar seperti PSIS Semarang dan Persib Bandung.