SULAWESI BARAT — Asus resmi meluncurkan laptop Vivobook 15 dengan prosesor Intel Core 5 Series 3 di India. Model ini menjadi salah satu laptop pertama di kelasnya yang mengusung unit pemrosesan neural (NPU) khusus AI — bernama Intel AI Boost — dengan kemampuan hingga 16 TOPS (triliun operasi per detik). Kehadiran NPU ini memungkinkan laptop menjalankan tugas-tugas kecerdasan buatan secara lokal, seperti pengeditan foto berbasis AI, real-time background blur saat video call, atau penerjemahan suara, tanpa membebani CPU atau GPU utama.
Tombol Copilot Khusus. Vivobook 15 ini menyematkan tombol fisik khusus untuk memanggil Microsoft Copilot, asisten AI bawaan Windows 11. Pengguna bisa langsung mengakses fitur seperti merangkum dokumen, menulis email, atau mencari file hanya dengan sekali tekan.
Layar Anti-Silau dan Bobot Ringan. Panel Full-HD anti-glare mengurangi pantulan cahaya, cocok digunakan di ruang terang atau dekat jendela. Meski berlayar 15,6 inci, bodi laptop diklaim cukup ringkas untuk ukuran kelasnya.
Daya Tahan Militer. Sertifikasi MIL-STD-810H berarti laptop ini sudah diuji terhadap 12 parameter ketahanan, termasuk jatuh dari ketinggian 122 cm, getaran, dan kelembaban ekstrem. Cocok untuk pengguna yang sering bepergian atau bekerja di lingkungan tak menentu.
Hingga berita ini ditulis, Asus baru mengumumkan peluncuran Vivobook 15 di India. Belum ada informasi resmi mengenai harga dan ketersediaan di Indonesia. Sebagai gambaran, laptop dengan spesifikasi serupa biasanya dibanderol di kisaran Rp 10–14 juta di pasar lokal. Konsumen Indonesia biasanya bisa mendapatkan produk ini dalam 1–2 bulan setelah peluncuran global, baik melalui distributor resmi maupun platform e-commerce.
Bersamaan dengan peluncuran ini, Asus juga memperkenalkan TUF Gaming A15 dan mengumumkan program diskon Prime Day serta Flipkart GOAT Sale untuk beberapa model laptop lama di India. Promo serupa kemungkinan akan menyusul di Indonesia pada momen Harbolnas atau 12.12.
Vivobook 15 generasi terbaru ini bersaing langsung dengan laptop entry-level AI seperti Acer Aspire Go 15 dan Lenovo IdeaPad Slim 5 yang juga sudah mengadopsi NPU. Keunggulan utama Asus ada pada sertifikasi MIL-STD-810H yang jarang ditemukan di kelas harga yang sama. Namun, kekurangannya adalah belum ada opsi layar sentuh atau OLED yang mulai banyak ditawarkan kompetitor.
Laptop ini paling cocok untuk mahasiswa, pekerja kantoran, atau pengguna rumahan yang membutuhkan perangkat tangguh untuk produktivitas harian — mengetik, browsing, streaming, dan sesekali mengolah foto — tanpa perlu membayar mahal untuk fitur gaming atau kreator konten berat. Jika Anda mencari laptop dengan kemampuan AI dasar dan daya tahan ekstra, Vivobook 15 ini patut dipertimbangkan.